Berita Bola, Inggris

James Milner Minta Liverpool Waspadai Jadwal Padat Bulan Ini

Gelandang Liverpool, James Milner mengakui Liverpool tengah memasuki masa-masa penting dengan jadwal pertandingan yang begitu padat. Torehan The Reds musim ini bisa jadi ditentukan hanya dalam dua bulan ke depan.

Kamis (24 Oktober 2019) dini hari WIB nanti, Liverpool akan berkunjung ke kandang KRC Genk pada matchday 3 Grup E Liga Champions 2019/2020. Pertandingan ini menjadi bagian jadwal padat Liverpool sampai pertengahan November 2019 nanti.

Betapa tidak, Jurgen Klopp harus mendampingi para pemainnya untuk menghadapi tiga pertandingan dalam satu pekan. Mental dan kondisi para pemain harus dijaga baik-baik dalam kondisi top jika mereka ingin melewatinya dengan selamat.

Liverpool masih sempurna di Premier League, namun mereka punya masalah pada Pertandingan tandang Liga Champions. Milner mengakuinya dan menyebut kemungkinan para pemain kelelahan. Mereka harus pintar-pintar menjaga kondisi tubuh.

Jadwal padat tersebut tidak bisa diubah, Liverpool harus bisa menerimanya dengan lapang dada. Oleh karena itu, Milner percaya bahwa skuad The Reds hanya bisa fokus dengan diri mereka sendiri.

“Jadi kami harus lebih baik, kami harus memperbaiki diri dan meningkatkan performa kami, jumlah pertandingan yang terlalu banyak memang berpengaruh, tapi kami punya skuad yang sangat bagus,” jelas James Milner dalam informasi dan jadwal bola klub Liverpool.

“Ada banyak pemain hebat dan pemain-pemain yang punya banyak pengalaman. Kami harus berkembang dalam Pertandingan tandang, kami tahu itu dan kami harap kami bisa melakukannya,” demikian tutup James Milner.

Berita Bola

Evra: Ronaldo Adalah Pemain Terbaik Yang Pernah Bermain Dengan Saya

Patrice Evra baru-baru ini memberikan pujian setinggi langit kepada mantan rekan satu timnya, Cristiano Ronaldo. Menurut pria asal Prancis itu, striker andalan Juventus adalah pemain paling profesional yang pernah bermain satu tim dengannya.

Patrice Evra pernah bermain dalam tim yang sama dengan Ronaldo ketika masih memperkuat Manchester United. Hanya saja, Ronaldo kemudian lebih dulu pindah saat memutuskan bergabung dengan Real Madrid.

Ronaldo dan Evra, walau memiliki jejak karir yang berbeda, mereka tetap punya hubungan yang bagus. Dalam beberapa kesempatan, Patrice Evra, yang juga sempat memperkuat Juventus, memberikan pujian untuk Ronaldo.

Patrice Evra memasukkan nama Ronaldo dalam strating line-up idaman dari gabungan pemain Juventus dan Manchester United versinya. Ada beberapa alasan yang membuat Evra sangat mengagumi sosok Ronaldo.

Cristiano Ronaldo memenangkan Ballon d’Or pertamanya pada tahun 2008 silam. Saat itu, Ronaldo masih menjadi pemain Manchester United. Ronaldo masih satu tim dengan Patrice Evra. Di hadapan Evra, Ronaldo meramal dia akan mendapat lima Ballon d’Or.

“Saya ingat ketika saya mengobrol dengan Cristiano ketika dia memenangkan Ballon d’Or pertamanya dan dia berkata kepada saya bahwa dia harus menang setidaknya lima, dan itu berhasil dia lakukan,” ucap Evra dikutip dari portal info bola terbaru.

Ronaldo memang berhasil memenangkan lima gelar Ballon d’Or [2008, 2013, 2014, 2016, dan 2017]. Di balik keberhasilan tersebut, Patrice Evra mengungkap ada kerja keras yang dilakukan oleh kapten timnas Portugal tersebut setiap harinya. Ronaldo menempa dirinya dengan sangat keras. Dia sangat disiplin dan berlatih lebih sering dibanding pemain lain.

“Saya percaya dia akan sesukses ini. Cristiano Ronaldo adalah pemain paling profesional yang pernah bermain dengan saya. Dia adalah orang yang ketika kita berlatih jam 10 pagi, dia akan ada di sana jam 8 pagi,” tutur Evra.

Soccer Tips

Morata Masih Berharap Main Di Piala Dunia 2018

Morata Piala Dunia 2018Penyerang andalan Chelsea, Alvaro Morata masih menyimpan keinginan untuk memperkuat tim nasional Spanyol di Piala Dunia 2018. Namun, dia juga sadar bahwa ada kesulitan untuk menembus skuat La Furia Roja.

Morata tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya bersama Chelsea musim ini. Mantan penyerang Real Madrid dan Juventus tersebut baru berhasil mencetak 11 gol di Liga Inggris, dari 29 kali bermain.

Gangguan cedera punggung yang dia alami membuat waktunya selama ini habis di ruang perawatan. Oleh karena itu dia tidak mendapatkan panggilan untuk memperkuat timnas Spanyol di laga internasional yang terakhir.

Di sisi lain, para striker lain malah menunjukkan penampilan yang mengesankan. Diego Costa (Atletico Madrid) merupakan salah satu pesaing Morata, ada juga Iago Aspas (Celta Vigo), Lucas Vazquez, dan Rodrigo (Valencia).

“Saya berharap masih punya kesempatan untuk pergi ke sana. Sulit untuk menembus skuat tim nasional dan saya gagal menembus untuk yang terakhir di jeda bulan Maret silam,” ungkap Alvaro Morata di Marca.

“Mungkin masih ada kesempatan, tidak hanya karena mencetak gol atau tidak. Pelatih mengenal saya dan tahu apa yang bisa saya sumbangkan di lapangan. Tapi, dia tahu bahwa permainan saya tak sedang ada di level yang diinginkan.”

“Saya sangat frustrasi karena cedera yang sering saya alami belakangan ini,” demikian kata Alvaro Morata mengakhiri pembicaraan.

Soccer Tips

3 Pemain Top Ini Terancam Ditinggalkan Spanyol Di Piala Dunia 2018

 

timnas Spanyol Piala Dunia 2018Menentukan 23 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia bisa jadi sama-sama pusingnya dengan mengatur strategi sebelum pertandingan. Apalagi jika dalam timnya banyak pemain hebat.

Pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui merupakan satu dari beberapa yang sedang mengalami persoalan tersebut. Dari banyaknya pemain Spanyol berkualitas yang ada saat ini, dia hanya bisa membawa 23 pemain saja.

Kompetisi untuk mendapatkan tempat dari satu posisi di squad La Furia Roja tentu saja akan sangat ketat. Pengecualian di posisi kiper yang rasanya tidak akan jauh dari nama David de Gea dan Kepa Arrizabalaga.

Selain posisi kiper, persaingan berlangsung ketat. Lopetegui pun akan memberikan banyak pertimbangan untuk memilih pemain yang akan dia bawa ke Piala Dunia 2018. Dari banyaknya nama berkualitas, ini yang terancam tidak masuk dalam squad.

Marc Bartra
Penampilan Marc Bartra bersama Borussia Dortmund musim ini sebetulnya cukup lumayan. Dia mampu tampil sebagai andalan tim raksasa Bundesliga tersebut. Namun, persaingan di barisan pertahanan La Furia Roja membuat dia berpeluang untuk tidak ikut ke Rusia 2018.

Pasalnya, barisan pertahanan Spanyol sudah rutin diisi Nacho, Sergio Ramos, Gerard Pique, Javi Martinez, dan Cezar Azpilicueta yang cenderung lebih baik ketimbang Bartra. Mereka selalu jadi andalan dan mampu memberikan yang terbaik setiap diturunkan.

Pedro Rodriguez
Nama lain yang sepertinya hanya akan jadi penonton di Piala Dunia 2018 adalah Pedro Rodriguez.  Musim ini, penyerang Chelsea tersebut baru mencetak 4 gol dan 2 assist. Artinya, Pedro kurang memberikan dampak positif bagi performa The Blues musim ini.

Mantan penyerang Barcelona ini seperti kesulitan menemukan sentuhan sebagai pencetak gol. Untuk bisa mendapatkan tempat di squad La Furia Roja yang berangkat ke Rusia 2018, Pedro harus segera mengembalikan performa terbaiknya.

Juan Mata
Juan Mata memang menjadi salah satu sosok penting dalam Manchester United musim ini. Namun kontribusinya sejauh ini hanya berupa 3 buah gol dan 3 assist. Mata harus bekerja lebih keras agar bisa dipanggil oleh Julen Lopetegui.

Apalagi di lini tengah La Furia Roja sudah diisi oleh sejumlah nama top macam Andres Iniesta, David Silva, Saul, Thiago, dan Koke. Kondisi yang membuat Mata bakal terlempar dari daftar 23 pemain Timnas Spanyol di Piala Dunia 2018.

Soccer Tips

Ramos : Spanyol Bisa Juara Piala Dunia Lagi

Sergio Ramos Piala Dunia 2018Defender Real Madrid dan tim nasional Spanyol, Sergio Ramos, menyimpan keyakinan yang tinggi jika timnya akan bisa merebut kembali trofi Piala Dunia 2018 di Rusia.

Terakhir, La Furia Roja memenangkan gelar juara dunia pada tahun 2010. Itu juga merupakan gelar pertama yang didapatkan Spanyol.

Tentu gelar kedua akan dikejar oleh Spanyol agar raihan tersebut tidak menjadi yang terakhir. Pada 2014, Spanyol harus gagal mempertahankan gelarnya di Piala Dunia setelah Jerman kembali jadi juara. Namun, untuk edisi kali ini, Spanyol bertekad untuk mendatangkan kembali trofi tersebut pada ajang yang sama pada tahun ini.

Berbeda dengan kondisi empat tahun silam, saat ini Timnas Spanyol kini ditangani pelatih baru, Julen Lopetegui. Bersama manajer baru dan squad muda berpengalaman, Ramos yakin jika Spanyol saat ini sudah siap untuk mendatangkan kembali trofi Piala Dunia bagi rakyat tanah Matador untuk yang kedua kalinya.

Sejauh ini, penampilan Spanyol sejak kualifikasi Piala Dunia 2018 memang menunjukkan hasil yang cukup mengesankan. Dari 10 pertandigan yang dijalani di kualifikasi zona Eropa, David De Gea dan rekan-rekannya mampu meraih sembilan kemenangan dan satu kali imbang.

Pada Piala Dunia 2018, Spanyol berpeluang untuk tampil apik kembali walaupun pada babak grup mereka akan mendapat tantangan besar. Tergabung dalam Grup B, skuad Lopetegui akan berduel melawan sang juara Piala Eropa 2016, Portugal serta Maroko dan Iran.

Pertandingan pertama akan menjadi penentu, mengingat Spanyol akan bertemu tim terkuat di Grup B yakni Portugal di Stadion Olimpiade Fisht, Sochi, Rusia 15 Juni 2018 malam WIB. Kemenangan menjadi mutlak demi tiket kelolosan sekaligus juara grup.

Soccer Tips

De Gea Janji Tampil All Out di Piala Dunia 2018

De Gea Piala Dunia 2018Penjaga gawang andalan Manchester United, David de Gea, menyimpan keyakinan yang tinggi jika tim nasional Spanyol bisa unjuk kebolehan Piala Dunia 2018. De Gea mengatakan jika La Furia Roja saat ini diperkuat oleh pemain dengan kualitas mumpuni.

De Gea menyebut kondisi dalam squad tim nasional Spanyol saat ini sedang bagus-bagusnya. Dan karena itulah para pemain akan mencoba mengeluarkan permainan terbaiknya dan sekali lagi mengantarkan Spanyol jadi juara Piala Dunia.

“Sekarang kami dalam kondisi yang meyakinkan. Kami memiliki skuat yang hebat dan kami akan pergi Piala Dunia dengan banyak harapan dan motivasi. Kami sangat bersemangat menantikan yang akan terjadi,” jelas David de Gea dalam sebuah sesi wawancara.

“Anda bisa lihat bagaimana permainan kami di sepanjang fase kualifikasi, tetapi sekarang adalah babak sesungguhnya, babak utama dari turnamen ini.”

“Kami harus pergi ke sana dan mencoba mengeluarkan kemampuan yang kami miliki, mencoba meraih kemenangan di fase grup dan melanjutkannya pertandingan demi pertandingan,” sambung David de Gea.

David de Gea pun yakin jika Piala Dunia ini akan menjadi momen yang akan selalu dia ingat sepanjang hidupnya. De Gea mengaskan akan berusaha mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya dan mengantarkan La Furia Roja berlari sejauh mungkin.

“Itu akan menjadi pengalaman yang akan selalu saya ingat seumur hidup saya dan saya yakin semua orang di skuat akan mengerahkan seluruh kemampuan saya untuk mencoba memenangkan Piala Dunia sekali lagi demi Spanyol.”

Soccer Player Bio

Chris Smalling berharap masuk Timnas Inggris

Chris Smalling tengah menunggu kelanjutan masa depannya di Piala Dunia 2018 mendatang. Ia disebutkan tidak akan menjadi bagian dari timnas Inggris karena tidak dipilih sang pelatih yakni Gareth Southgate. Akan tetapi, Smalling sepertinya masih percaya dengan performa konsistennya di Manchester United, sang pelatih akan membuka kesempatan.

Pemain berumur 28 tahun tersebut sampai saat ini dinilai Gareth Southgate kurang masuk ke skema yang dia tetapkan bersama timnas Inggris, yaitu menciptakan penyerangan dari lini belakang. Gary Cahill, Phil Jones, hingga Michael Keane memang saat ini menjadi pilihan sang pelatih.

Smalling tetap percaya diri sehubungan dengan masa depannya di Rusia pertengahan tahun ini. Pasalnya, bersama Manchester United, dirinya tampil mengesankan. Mereka baru menang atas Tottenham Hotspur dengan skor 2-1 pada babak semifinal Piala FA, Sabtu lalu.

“Yang hanya dapat saya perbuat adalah tampil dengan baik. Hanya itu yang dapat saya tegaskan. Tentunya, saya ingin tampil di timnas untuk Piala Dunia nanti,” ucap Smalling.

Chris Smalling juga mengatakan sampai saat ini tidak menjalin komunikasi dengan Southgate terkait penampilannya. Tapi, bersama MU, pemain ini dapat menjaga penampilan yang dapat membantu klub masuk ke posisi yang apik.

Smalling sendiri sudah bermain sebanyak 26 kali di Liga Inggris dengan MU selama musim ini. Ia biasanya tampil dengan Phil Jones dan dapat menyisihkan pemain seperti Eric Bailly, Marcos Rojo, hingga Victor Lindelof.

Menjadi pemain andalan Manchester United sejak tahun 2010 lalu, Chris Smalling menilai sudah menampilkan kemampuannya untuk Jose Mourinho dan itu yang membuatnya bertahan sampai saat ini.

Soccer Player Bio

Sergio Aguero segera jalani operasi

Sergio Aguero disebutkan akan melaksanakan operasi pada lututnya setelah mengalami cedera beberapa waktu lalu. Hal ini tentunya dapat menjadikannya tak dapat tampil dengan penuh dalam laga di Piala Dunia 2018 mendatang. Walau ditangani secara profesional, Aguero tetap membutuhkan waktu lama untuk pulih.

Sergio Aguero baru saja mengiyakan untuk segera mendapat operasi lutut dari cedera yang terjadi dalam laga melawan Manchester United yang lalu. Kala itu, lutut Aguero bertabrakna dengan Ashley Young. Sebenarnya, cedera pemain andalan Manchester City itu merupakan cedera lama.

“Dengan hanya sekitar 60 hari sebelum Piala Dunia 2018, seorang pemain yang melaksanakan atroskopi pastinya dalam kondisi istirahat total. Biasanya pemulihan membutuhkan sampai dengan lima minggu,” papar Dokter timnas Argentina, yakni Homero D’Agostino.

D’Agostino mengungkapkan Aguero pasti akan kesulitan pulih jika diburu dalam waktu yang cepat dari perkiraan. Pasalnya, cedera pemain 29 tahun tersebut cedera kambuhan. “Prosesnya tak dapat dipercepat, itu harus ditunggu dengan sabar jika ingin pulih secara total,” sambung D’Agostino.

“Biasanya akan memakain paling sedikitnya empat minggu. Saya rasa jika dirinya tak akan total tampil di Piala Dunia 2018 nanti. Sergio Aguero dapat mencobanya, namun saya tak dapat mengatakan jika itu akan berhasil seratus persen,” tandasnya.

Paling penting adalah, pemain timnas Argentina ini mengetahui kondisinya tersebut. Dokter pastinya akan memberikan yang terbaik. Menurut sang kepala dokter timnas tersebut, Artroskopi merupakan proses yang dapat dilakukan saat cedera lama kambuh kembali.