Soccer Tips

Morata Masih Berharap Main Di Piala Dunia 2018

Morata Piala Dunia 2018Penyerang andalan Chelsea, Alvaro Morata masih menyimpan keinginan untuk memperkuat tim nasional Spanyol di Piala Dunia 2018. Namun, dia juga sadar bahwa ada kesulitan untuk menembus skuat La Furia Roja.

Morata tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya bersama Chelsea musim ini. Mantan penyerang Real Madrid dan Juventus tersebut baru berhasil mencetak 11 gol di Liga Inggris, dari 29 kali bermain.

Gangguan cedera punggung yang dia alami membuat waktunya selama ini habis di ruang perawatan. Oleh karena itu dia tidak mendapatkan panggilan untuk memperkuat timnas Spanyol di laga internasional yang terakhir.

Di sisi lain, para striker lain malah menunjukkan penampilan yang mengesankan. Diego Costa (Atletico Madrid) merupakan salah satu pesaing Morata, ada juga Iago Aspas (Celta Vigo), Lucas Vazquez, dan Rodrigo (Valencia).

“Saya berharap masih punya kesempatan untuk pergi ke sana. Sulit untuk menembus skuat tim nasional dan saya gagal menembus untuk yang terakhir di jeda bulan Maret silam,” ungkap Alvaro Morata di Marca.

“Mungkin masih ada kesempatan, tidak hanya karena mencetak gol atau tidak. Pelatih mengenal saya dan tahu apa yang bisa saya sumbangkan di lapangan. Tapi, dia tahu bahwa permainan saya tak sedang ada di level yang diinginkan.”

“Saya sangat frustrasi karena cedera yang sering saya alami belakangan ini,” demikian kata Alvaro Morata mengakhiri pembicaraan.

Soccer Tips

3 Pemain Top Ini Terancam Ditinggalkan Spanyol Di Piala Dunia 2018

 

timnas Spanyol Piala Dunia 2018Menentukan 23 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia bisa jadi sama-sama pusingnya dengan mengatur strategi sebelum pertandingan. Apalagi jika dalam timnya banyak pemain hebat.

Pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui merupakan satu dari beberapa yang sedang mengalami persoalan tersebut. Dari banyaknya pemain Spanyol berkualitas yang ada saat ini, dia hanya bisa membawa 23 pemain saja.

Kompetisi untuk mendapatkan tempat dari satu posisi di squad La Furia Roja tentu saja akan sangat ketat. Pengecualian di posisi kiper yang rasanya tidak akan jauh dari nama David de Gea dan Kepa Arrizabalaga.

Selain posisi kiper, persaingan berlangsung ketat. Lopetegui pun akan memberikan banyak pertimbangan untuk memilih pemain yang akan dia bawa ke Piala Dunia 2018. Dari banyaknya nama berkualitas, ini yang terancam tidak masuk dalam squad.

Marc Bartra
Penampilan Marc Bartra bersama Borussia Dortmund musim ini sebetulnya cukup lumayan. Dia mampu tampil sebagai andalan tim raksasa Bundesliga tersebut. Namun, persaingan di barisan pertahanan La Furia Roja membuat dia berpeluang untuk tidak ikut ke Rusia 2018.

Pasalnya, barisan pertahanan Spanyol sudah rutin diisi Nacho, Sergio Ramos, Gerard Pique, Javi Martinez, dan Cezar Azpilicueta yang cenderung lebih baik ketimbang Bartra. Mereka selalu jadi andalan dan mampu memberikan yang terbaik setiap diturunkan.

Pedro Rodriguez
Nama lain yang sepertinya hanya akan jadi penonton di Piala Dunia 2018 adalah Pedro Rodriguez.  Musim ini, penyerang Chelsea tersebut baru mencetak 4 gol dan 2 assist. Artinya, Pedro kurang memberikan dampak positif bagi performa The Blues musim ini.

Mantan penyerang Barcelona ini seperti kesulitan menemukan sentuhan sebagai pencetak gol. Untuk bisa mendapatkan tempat di squad La Furia Roja yang berangkat ke Rusia 2018, Pedro harus segera mengembalikan performa terbaiknya.

Juan Mata
Juan Mata memang menjadi salah satu sosok penting dalam Manchester United musim ini. Namun kontribusinya sejauh ini hanya berupa 3 buah gol dan 3 assist. Mata harus bekerja lebih keras agar bisa dipanggil oleh Julen Lopetegui.

Apalagi di lini tengah La Furia Roja sudah diisi oleh sejumlah nama top macam Andres Iniesta, David Silva, Saul, Thiago, dan Koke. Kondisi yang membuat Mata bakal terlempar dari daftar 23 pemain Timnas Spanyol di Piala Dunia 2018.

Soccer Tips

Ramos : Spanyol Bisa Juara Piala Dunia Lagi

Sergio Ramos Piala Dunia 2018Defender Real Madrid dan tim nasional Spanyol, Sergio Ramos, menyimpan keyakinan yang tinggi jika timnya akan bisa merebut kembali trofi Piala Dunia 2018 di Rusia.

Terakhir, La Furia Roja memenangkan gelar juara dunia pada tahun 2010. Itu juga merupakan gelar pertama yang didapatkan Spanyol.

Tentu gelar kedua akan dikejar oleh Spanyol agar raihan tersebut tidak menjadi yang terakhir. Pada 2014, Spanyol harus gagal mempertahankan gelarnya di Piala Dunia setelah Jerman kembali jadi juara. Namun, untuk edisi kali ini, Spanyol bertekad untuk mendatangkan kembali trofi tersebut pada ajang yang sama pada tahun ini.

Berbeda dengan kondisi empat tahun silam, saat ini Timnas Spanyol kini ditangani pelatih baru, Julen Lopetegui. Bersama manajer baru dan squad muda berpengalaman, Ramos yakin jika Spanyol saat ini sudah siap untuk mendatangkan kembali trofi Piala Dunia bagi rakyat tanah Matador untuk yang kedua kalinya.

Sejauh ini, penampilan Spanyol sejak kualifikasi Piala Dunia 2018 memang menunjukkan hasil yang cukup mengesankan. Dari 10 pertandigan yang dijalani di kualifikasi zona Eropa, David De Gea dan rekan-rekannya mampu meraih sembilan kemenangan dan satu kali imbang.

Pada Piala Dunia 2018, Spanyol berpeluang untuk tampil apik kembali walaupun pada babak grup mereka akan mendapat tantangan besar. Tergabung dalam Grup B, skuad Lopetegui akan berduel melawan sang juara Piala Eropa 2016, Portugal serta Maroko dan Iran.

Pertandingan pertama akan menjadi penentu, mengingat Spanyol akan bertemu tim terkuat di Grup B yakni Portugal di Stadion Olimpiade Fisht, Sochi, Rusia 15 Juni 2018 malam WIB. Kemenangan menjadi mutlak demi tiket kelolosan sekaligus juara grup.

Soccer Tips

De Gea Janji Tampil All Out di Piala Dunia 2018

De Gea Piala Dunia 2018Penjaga gawang andalan Manchester United, David de Gea, menyimpan keyakinan yang tinggi jika tim nasional Spanyol bisa unjuk kebolehan Piala Dunia 2018. De Gea mengatakan jika La Furia Roja saat ini diperkuat oleh pemain dengan kualitas mumpuni.

De Gea menyebut kondisi dalam squad tim nasional Spanyol saat ini sedang bagus-bagusnya. Dan karena itulah para pemain akan mencoba mengeluarkan permainan terbaiknya dan sekali lagi mengantarkan Spanyol jadi juara Piala Dunia.

“Sekarang kami dalam kondisi yang meyakinkan. Kami memiliki skuat yang hebat dan kami akan pergi Piala Dunia dengan banyak harapan dan motivasi. Kami sangat bersemangat menantikan yang akan terjadi,” jelas David de Gea dalam sebuah sesi wawancara.

“Anda bisa lihat bagaimana permainan kami di sepanjang fase kualifikasi, tetapi sekarang adalah babak sesungguhnya, babak utama dari turnamen ini.”

“Kami harus pergi ke sana dan mencoba mengeluarkan kemampuan yang kami miliki, mencoba meraih kemenangan di fase grup dan melanjutkannya pertandingan demi pertandingan,” sambung David de Gea.

David de Gea pun yakin jika Piala Dunia ini akan menjadi momen yang akan selalu dia ingat sepanjang hidupnya. De Gea mengaskan akan berusaha mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya dan mengantarkan La Furia Roja berlari sejauh mungkin.

“Itu akan menjadi pengalaman yang akan selalu saya ingat seumur hidup saya dan saya yakin semua orang di skuat akan mengerahkan seluruh kemampuan saya untuk mencoba memenangkan Piala Dunia sekali lagi demi Spanyol.”

Soccer Tips

Tim debutan di Piala Dunia

Terdapat dua tim debutan di Piala Dunia, mereka adalah timnas Islandia dan Panama. Keduanya masuk ke dalam 32 timnas di Piala Dunia 2018 yang akan tampil di Rusia  mendatang.

Namun, berbicara soal tim debutan di Piala Dunia, banyak yang memandangnya sebelah mata tapi justru mereka dapat tampil mengejutkan saat di lapangan. Siapa saja? Berikut ulasannya :

  1. 1966 : Timnas Portugal

Sebelum timnas Portugal bermain, penampilan tim debutan yang terbaik lainya terlihat di tahun 1958, mereka adalah Irlandia Utara, Uni Soviet, dan Wales yang menembus babak perempat final. Namun, Portugal mencatatkan hasil terbiak di tahun 1966.

Bersama Eusebio dan Otto Gloria, mereka sukses menang atas Brasil dengan skor 3-1. Masuk ke babak perempat final kontra Korea Utara dengan skor 5. Tapi, pada babak empat besar, mereka kalah 1-2 dari Inggris. Tim ini akhirnya menjadi peringkat ketiga setelah mengalahkan Uni Soviet. Eusebio juga meraih top scorer dengan 9 gol.

  1. 1986 : Timnas Denmark

Laga Timnas Denmark mengejutkan dengan trio penyerangnya yakni Preben Elkjaer, Jesper Olsen, dan Michael Laudrup. Sukses menang atas Jerman Barat, Uruguay, dan Skotlandia, timnas ini menciptakan 9 gol dan hanya kemasukan satu gol. Tapi, mereka menjadi lemah pada babak 16 besar. Jerman menang atas 5-1.

  1. 1998 : Timnas Kroasia

Piala Dunia 1998, terdapat tim debutan yang salah satunya tampil ganas yakni timnas Kroasia. Tim Miroslav Blazevic tersebut dapat mengalahkan Jamaika dan Jepang. Bahkan, Rumania dan Jerman mereka kalahkan dengan skor 3-0.

Pada babak semifinal, mereka berlaga dengan timnas Prancis. Walau Prancis akhirnya menang,  dan membuat timnas ini berada di peringkat ketiga.

  1. 2002 : Timnas Senegal

Pada Piala Dunia 2018 di Korea Selatan dan Jepang, timnas Senegal menjadi tim debutan di Piala Dunia yang langsung ganas memukul mundur timnas Prancis. Hasil imbang timnas Denmark dan Uruguay menjadikan mereka masuk ke babak 16 besar. Sukses kian di tangah setelah menang atas Swedia. Tapi, tim Bruno Metsu akhirnya kalah melawan Turki di perempat final.

Soccer Tips

Profil Denmark Di Piala Dunia 2018

Denmark Piala Dunia 2018Nama Kesebelasan: Denmark
Asosiasi Sepakbola: Dansk Boldspil-Union (DBU)
Didirikan: 1889
Afiliasi FIFA: 1904
Julukan : Danish Dynamite, The Red White

Piala Dunia 2018 merupakan Piala Dunia kelima dalam sepanjang sejarah Denmark. Dalam empat partisipasi mereka di edisi 1986, 1998, 2002 dan 2010, prestasi terbaik Danish Dynamite adalah sampai ke babak perempat final yaitu di edisi Piala Dunia 1998.

Tim nasional Denmark absen ketika Piala Dunia diselengarakan di Brasil empat tahun silam. Namun, Christian Eriksen dan rekan-rekan akhirnya bisa tampil di putaran final Piala Dunia 2018 lewat Play-off zona UEFA dengan kemenangan atas Republik Irlandia.

Prestasi terbaik The Danish Dynamite dalam event internasional adalah ketika mereka memenangkan Piala Eropa di tahun 1992. Ada cerita menarik dibaliknya :

Saat itu mereka sebenarnya tidak lolos, namun mereka akhirnya mengikuti turnamen setelah menggantikan Yugoslavia yang dilarang bertanding akibat sanksi internasional. Secara mengejutkan, Denmark pun sukses merebut gelar juara.

Denmark memastikan diri tampil di putaran final Piala Dunia 2018 lewat babak play-off usai finis di posisi runner up babak kualifikasi zona UEFA. Mereka mengalahkan Republik Irlandia pada babak play-off dengan agregat skor 1-5.

Berikut adalah pertandingan-pertandingan Denmark di Kualifikasi dan play-off Piala Dunia 2018:

  • 04/09/16 Denmark 1 – 0 Armenia (Putaran Pertama Grup E)
  • 09/10/16 Polandia 3 – 2 Denmark (Putaran Pertama Grup E)
  • 12/10/16 Denmark 0 – 1 Montenegro (Putaran Pertama Grup E)
  • 12/11/16 Denmark 4 – 1 Kazakhstan (Putaran Pertama Grup E)
  • 27/03/17 Rumania 0 – 0 Denmark (Putaran Pertama Grup E)
  • 10/06/17 Kazakhstan 1 – 3 Denmark (Putaran Pertama Grup E)
  • 02/09/17 Denmark 4 – 0 Polandia (Putaran Pertama Grup E)
  • 04/09/17 Armenia 1 – 4 Denmark (Putaran Pertama Grup E)
  • 06/10/17 Montenegro 0 – 1 Denmark (Putaran Pertama Grup E)
  • 08/10/17 Denmark 1 – 1 Rumania (Putaran Pertama Grup E)
  • 12/11/17 Denmark 0 – 0 Republik Irlandia (Play-off)
  • 15/11/17 Republik Irlandia 1 – 5 Denmark (Play-off)
Soccer Tips

Sejarah Debut Denmark Di Piala Dunia 2018

Denmark Piala DuniaAda dua tim debutan yang akan ikut serta di Piala Dunia 2018: Islandia dan Panama. Kedua kesebelasan tersebut menjadi bagian dari 32 tim yang akan ikut serta dalam persaingan gelar juara dunia.

Bagaimana peluang keduanya di pesta sepak bola empat tahunan nanti? Tentu masih harus ditunggu. Tapi, dalam sejarah Piala Dunia beberapa tim debutan yang mampu tampil mengejutkan, salah satunya adalah timnas Denmark pada Piala Dunia 1986.

Cerita mengenai lolosnya tim nasional Denmark ke putaran final Piala Dunia bukanlah yang terbaik. Namun, gaya yang ditunjukkan oleh tim debutan itu, saat tampil di Meksiko pada Piala 1986, tidak boleh dilupakan.

Para penggawa Denmark bermain indah dan cepat, didukung oleh aksi tiga ujung tombak andalan: Preben Elkjaer, Jesper Olsen, serta Michael Laudrup. Gaya mereka kerap dibandingkan dengan gaya total football Belanda di era 70-an.

Mereka berhasil unggul atas Jerman Barat, Uruguay, dan Skotlandia di babak penyisihan. Menang 1 – 0 atas Skotlandia, mengalahkan Uruguay dengan skor telak 6 – 1, lalu memastikan gelar juara grup dengan kemenangan 2-0 atas Jerman Barat.

Tim berjuluk Danish Dynamite ini mencetak 9 gol dan hanya kebobolan satu gol. Namun gaya menyerang mereka jadi kelemahan di babak 16 besar. Jerman akhirnya mengentikan langkah mereka dengan kemenangan 5-1.

Soccer Tips

Pelatih Denmark: Eriksen Punya Kualitas Level Dunia

Christian Eriksen denmark Piala Dunia 2018Manajer tim nasional Denmark, Age Hareide, tidak ragu memberikan pujian kepada salah satu pemain, Christian Eriksen. Hareide menyebut jika Eriksen punya level permainan yang tidak kalah dari banyak pemain dari klub-klub papan atas Eropa macam Real Madrid dan Barcelona.

Alasan Hareide mengatakan itu adalah karena Eriksen merupakan salah satu pemain yang mampu beradaptasi dengan banyak situasi permainan. Hal itu, kata Hareide, juga berlaku bila Eriksen bermain bersama para pemain yang berkemampuan lebih baik darinya..

Di samping itu, menurut Hareide, sebagai pemain yang bermain di posisi gelandang serang, Eriksen punya kontrol bola yang sangat baik. Menurut pelatih asal Norwegia itu, Eriksen seperti memiliki hubungan tersendiri kala ia sudah bersentuhan dengan bola.

“Jika anda memberi dia bola, maka bola akan berbicara kepadanya tentang ke mana ia harus pergi,” ujar pelatih yang telah menangani tim nasional Denmark sejak 2016 itu.

Bersama Tottenham Hotspur, Eriksen memang sedang bersinar. Pemain berusia 26 tahun tersebut telah berhasil melesakkan 12 gol bersama dengan sembilan assist atau umpan akurat dalam 40 kali penampilannya bersama Tottenham di segala kompetisi di musim ini.

Dengan raihan tersebut, kini Tottenham masih bersaing di posisi empat besar dalam klasemen Liga Inggris dengan raihan 61 poin.

Sedangkan di Timnas Denmark, Eriksen mencatatkan caps sebanyak 75 kali sejak pertama kali bergabung di ajang Piala Dunia tahun 2010. Kini, Eriksen tercatat telah melesakkan 21 gol untuk Tim Dinamit sepanjang kariernya kala bermain untuk timnas senior. Eriksen pun sudah siap memperkuat Denmark di Piala Dunia 2018.

Soccer Tips

Denmark Kembali Wakili Skandinavia Di Piala Dunia 2018

Denmark Piala Dunia 2018Tim nasional Denmark menjadi satu dari sekian negara dari kawasan Skandinavia yang ikut serta di Piala Dunia 2018 Rusia selain timnas Islandia dan Swedia. Kelolosan tiga negara itu juga mencatatkan sejarah baru bagi tim di kawasan Skandinavia.

Juara Piala Eropa 1992 tersebut memperoleh satu tiket putaran final Piala Dunia 2018 setelah menang agregat 5 – 1 atas Republik Irlandia di pertandingan terakhir fase play-off kualifikasi zona Eropa pada 14 November.

Setelah absen dalam Piala Dunia 2014, Skandinavia langsung mengirimkan tiga wakilnya Piala Dunia edisi tahun ini. Sebelumnya paling banyak hanya dua negara Skandinavia yang tampil di Piala Dunia. Di edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang, hanya Timnas Denmark dan Swedia yang berpartisipasi.

Denmark sendiri bukanlah tim yang selalu tampil di Piala Dunia. Tim Danish Dynamite tersebut pertama kalinya tampil di putaran final Piala Dunia adalah pada 1986 dan kemudian berlanjut pada 1998, 2002, serta 2010.

Prestasi terbaik Denmark adalah lolos ke babak perempat final Piala Dunia 1998, sementara prestasi terburuk Danish Dynamite adalah di tahun 2010 ketika langkahnya terhenti di fase grup.

Kehadiran Christian Erikssen yang kariernya tengah menanjak bersama Tottenham Hotspur diharapkan bisa membantu Denmark untuk meraih kesuksesan di turnamen akbar empat tahunan tersebut.

Di Piala Dunia kali ini Age Hareide ditunjuk menjadi manajer Tim nasional Denmark. Pengalamannya selama 32 tahun sebagai manajer diharapkan mampu membawa Denmark mencapai prestasi yang lebih baik.

Soccer Tips

Wish to excellent in soccer? Wish to reach your potential and become an elite gamer? Then you need to learn a thing or more in this short article.

MDClassicphoto

The first step is to reaching your potential, is deciding today, that you’re willing to commit yourself. Reaching your capacity isn’t really simple, but if you work hard and clever, it can be done. Choose now on the time you want to spend every day, conditioning for soccer. Now, if you actually want to be good in soccer, think about what skill you see watching a soccer online game that makes all the difference … speed.

Coaches, particularly college, enjoy speed because it’s one ability that can change the online game quickly. Choose today that you want to end up being the much faster player on the field. To accomplish this not so easy challenge, you require a personalized speed training program. Nevertheless, a lot of speed programs only develop straight ahead speed. You’re a soccer player, you go back words, forwards, side-to-side, there is no angle you do not run in soccer.

Therefore, instead of thinking of ending up being the fastest player, think about ending up being the quickest. In order to establish your quickness, you have to learn exactly what’s known as plyometrics. Plyometrics is a specific kind of training program that deals with establishing your muscles making more effective and fast quick motions. This can improve every area of your online game. When it comes to particular plyometric workouts to become excellent in soccer, I prefer to jump in from of speed ladders and box jumps. They key is I time myself and try to improve every time I jump.

Discovering the best soccer speed training you can visit BOLAFORUM.COM